oleh

Wakil Bupati Moktar Parapaga Kukuhkan Himpunan Bertani LESTARI dan Serahkan Kartu Tani elektronik

MELONGUANE – Tabloidjejak.co.id. Wakil Bupati Kepulauan Talaud Drs.Moctar Arunde Parapaga hadir dan melakukan pengukuhan atas beberapa kelompok tani yang terhimpun dalam Himpunan Bertani LESTARI se-Kecamatan Melonguane yang di prakarsai oleh Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kepulauan Talaud.

Pengukuhan Kelompok Tani yang terhimpun dalam Himpunan LESTARI, berlangsung di Balai Pertemuan Masyarakat Desa Kiama, Rabu (13-4-2021) yang dikomandani langsung  kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Drs.Melksion Saweding, MM, ME.

Camat Melonguane Royke Parapaga, SSTP, M.AP, pada acara pengukuhan tersebut, melaporkan bahwa kelompok tani (poktan) yang di kukuhkan di wilayahnya, meliputi 10 desa dan 3 kelurahan, dengan jumlah 56 kelompok terdiri dari 7 kelompok kelas lanjut dan 49 kelompok kelas pemula.

Sementara, menurut Roy, selain pengukuhan, juga disalurkan Kartu Tani Elektronik (KTE). Dan telah disalurkan sejumlah 204 lembar kartu, masing-masing untuk Desa Ambela 68, Tarun 17, Tarun Selatan 43, Sawang Utara 12, Mala 17, Kiama 20, Maredaren 19 dan Kelurahan Melonguane Barat 8 kartu.

Giat kali ini terbilang istimewa karena dihadiri langsung oleh pimpinan daerah, Wakil Bupati Bpk. Drs. Moktar Arunde Parapaga,yang turun langsung, mewakili Bupati dr Elly Engelbert Lasut. “Kehadiranya mewakili Bupati, karena saat ini Bupati sedang dalam tugas luar daerah,” jelas Moktar. 

Dalam sambutan dibarengi arahan Wakil Bupati, bahwa tekad kami sebagai pimpinan daerah, adalah ingin meletakkan dasar ekonomi yang kuat bagi rakyat bumi porodisa, sehingga kami berharap agar para petani agar bersungguh-sungguh jadi petani.

 “Saya melihat masih banyak lahan pertanian yang menganggur atau tidak digarap, banyak lahan tidur karena tidak dikelola”, ungkapnya. Lebih lanjut Wakil Bupati visioner ini menyebutkan bahwa untuk mendapatkan penghasilan yang rutin maka petani harus mengolah lahan yang ada secara rutin dan produktif. “Jangan jadi petani subsidi yang terus menerus selalu bergantung pada bantuan, akan tetapi jadilah petani mandiri”, imbuhnya.

Saat yang bersamaan Wabup Parapaga ikut menggandeng pimpinan BRI cabang Tahuna yang membawahi tiga daerah Kepulauan yaitu Sangihe, Talaud, Sitaro dan menyerahkan Dana Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). BRI pada dasarnya siap memberi support pada program pemerintah dari sisi pembiayaan untuk mempercepat pertumbuhan usaha, ujar Pimca BRI saat penyerahan BPUM.

Senada dengan pimpinan daerah, Kadis DKPP ikut menyerukan kepada para petani di Kecamatan Melonguane dan menantang mereka untuk mengambil alih pasar Melonguane dari produk pangan import. “Mari bertani, mari menanam dan dengan produk lokal yang kita hasilkan kita rebut kembali pasar,” tantang Saweduling.

Pada kunjungan kerja kali ini, Wakil Bupati Kepulauan Talaud Drs,Moctar Arunde Parapaga ,didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Ir. Leida Rumagit Dachlan, ME juga Kadis Kelautan Perikanan Julianto Jolly Parauba, S.IK, M.Sc, Kadis Koperasi UKM Ir. Ordik Rompah, M.Si, Kadis Penanaman Modal PTSP Jakson Parapaga, ST, ME, Kadis Infokom Dr. Imelda Tingginehe, S.Pt. M.Si. masing-masing ikut memaparkan program pemerintah menurut bidangnya namun bersifat terintegrasi lintas sektoral.***

Peliput : Vincent L

Editor : Prasetyo & Henry

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed