oleh

Wakil Bupati Lantik Kepala Desa Taruan Rony Ragang

Melonguane – Tabloidjejak.co.id. Bertempat di gedung ibadah Germita Maranata Taruan kec. Gemeh, Wakil Bupati Kepl. Talaud Moktar Arunde Parapaga melantik Kepala desa terpilih desa Taruan Kec. Gemeh “Rony Ragang” sesuai dengan surat keputusan Bupati nomor 107 tahun 2020 (jumat, 13 maret 2020).
Dalam sambutannya, wakil bupati menyampaikan kepada warga masyarakat desa Taruan agar dapat menghargai UU, serta proses pemilihan kepala desa, bantu kepala desa dalam melaksanakan program kegiatan desa, beliau juga berpesan kepada kepala desa yang baru dilantik agar segera buka, rumuskan tahapan musrembang, dalam masa kerja 6 tahun kedepan diharapkan agar kepala desa dapat bekerja sama dengan ketua BPD serta seluruh warga masyarakat dalam pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat.
Jika mungkin buatlah suatu perubahan untuk memperindah dan mempercantik desa, sehingga banyak orang yang datang karena adanya keunikan yang ada di desa. Jaga lingkungam agar tetap bersih sehingga seluruh masyarakat sehat dan bebas dari berbagai penyakit. Jauhi dan hindari minuman keras agar tidak salah dalam mengambil keputusan.
Wakil Bupati juga berpesan agar tetap memperhatikan kedisiplinan dalam bekerja, layani masyarakat dengan baik, jika mungkin ada hal yang belum dipahami agar dapat berkoordinasi dengan Camat bahkan instansi terkait.
Diakhir sambutannya wakil Bupati menyampaikan selamat kepada kepala desa yang baru dilantik bersama ketua Tim Penggerak PKK yang baru, semoga dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik. Turut hadir Pada pelantikan kepala desa, Asisten Pemerintahan dan Kesra Daud Malensang S.Sos, Asisten Ekonomi Pembangunan Tony M.T. Gagola, S.Pd, MM para kepala SKPD, pejabat eselon III, bersama rombongan, Camat Gemeh, Kapolsek Gemeh, bahkan masyarakat kec. Gemeh.
Usai melantik kepala desa Taruan, Wakil Bupati mengunjungi rumah sakit bergerak gemeh. Dalam kunjungannya ke RS gemeh, Moktar A. Parapaga menyayangkan kondisi RS bergerak gemeh, yang nampak terbiarkan. Hampir semua fasilitas medik tidak berfungsi lagi bahkan ada bangunan yang sudah tidak layak untuk digunakan.
Kondisi sekitar RS Gemeh layaknya suatu hutan di tengah perkampungan, sangat memprihatinkan. Padahal RS gemeh merupakan salah satu RS rujukan dokter dari Kec. Nanusa maupun Miangas dan desa desa lainnya di wilayah kec. Gemeh, tapi apa boleh buat?? tidak ada pelayanan medik yang dilakukan karena terkendala dengan banyak hal.
Wakil bupati selesai melakukan kunjungan di RS gemeh langsung meminta agar dinas terkait bersama dengan DPRD untuk secepatnya melakukan langkah langkah melalui rapat bersama untuk membicarakan hal penting guna untuk memaksimalkan kembali pelayanan yang ada di RS Gemeh. Juga sangat disesalkan RS Gemeh tidak mengikuti akreditasi.**

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed