oleh

Sembangi Istana Merdeka, E2L-MAP Bahas KEK Mane’e Dengan Staf Kepresidenan

Kepulauan Talaud di kenal sebagai kabupaten Sona Perbatasan sehingga Pemerintah Kabupaten Kepulauan berkeyakinan kuat untuk memajukan pertumbuhan pendapatan ekonomi masyarakat Talaud melalui Program Kawasan Ekonomi Kusus (KEK) Perbatasan dengan Filipina.

Selaku pimpinan daerah, akan tetap memilih melakukan hal terbaik demi kemajuan Talaud dan kesejahteraan rakyatnya untuk memajukan pertumbuhan ekonomi pada umumnya.

“Tentunya, kita membahas kawasan ekonomi khusus di perbatasan Mane’e Talaud dan Filipina,” ucap Bupati Lasut saat rapat bersama Dewan KEK Nasional di Binagraha, Istana Presiden, Jakarta, Kamis (29/04/2021).

Lanjutnya, rapat dengan Dewan KEK Nasional ini diikuti para pejabat eselon 1 lintas kementerian. Sebelumnya, juga telah dilakukan pembahasan KEK perbatasan Mane’e-Miangas-Nanusa-Gemeh dengan 18 kementerian yang dipimpin Deputy 1 Kepala Staf Kepresidenan untuk perbatasan Talaud-Filipina.

“Kiranya bisa terwujud dan berdampak bagi kesejahteraan rakyat Talaud di perbatasan NKRI,” harap orang nomor satu di Bumi Porodisa ini.

Cuitan juga datang dari Timothi Mamarodia. Menurut dia, akan ada lompatan besar bagi peningkatan perekonomian daerah, jika KEK Mane’e bisa segera terwujud. Sebab, Talaud itu beranda depan di bagian utara NKRI, bukan daerah 3T.

Turut dihadir, Sekretaris Daerah Talaud, Yohanis BK Kamagi, Asisten I Daud Malensang, Kepala Bappeda, Imen Manapode dan sejumlah pejabat lainnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed