oleh

Pungutan Liar dan Persaingan Tidak Sehat Diduga Terjadi di Pelabuhan Manado

MANADO – Tabloidjejak.co.id. Keruwetan manajemen pengelolaan pelabuhan Manado yang memilik 4 pintu masuk keluar, ditengarai merupakan indikator buruknya pelayanan bagi penumpang maupun arus barang masuk keluar kedalam pelabuhan Manado.

Sumber Polsek pelabuhan Manado menyatakan bahwa saat pihak Mabes POLRI melakukan penelitian dan penelusuran atas keadaan ketertiban dan keamanan Pelabuhan Manado, dinyatakan memiliki potensi yang sangat buruk sekali atas kehadiran 4 pintu dan lemahnya pengawasan jalur laut.

Potensi penyelundupan berbagai barang terlarang dan atau kegiatan terlarang lainnya, sangat besar peluangnya terjadi di Pelabuhan Manado. Apalagi, terlihat tidak ada pengawasan yang ketat atas barang maupun penumpang yang masuk keluar pelabuhan.

Ini juga memberikan indikasi bahwa karakter aparat yang bertugas di Pelabuhan Manado yang sangat lemah dan kuat dugaan terjadi pembiaraan atau bahkan terjadi konspirasi dengan pihak tertentu lainnya untuk meloloskan barang dan atau penumpang secara tidak benar.

Tingkah laku yang tidak beres ini, diduga sengaja sering dilecutkan dengan kebijakan-kebijakan yang tidak populis, sehingga cenderung memicu terjadi persaingan tidak sehat. Apalagi menurut sumber, baru-baru ini diadakan penjadwalan kapal dan pengawasan yang lemah, sehingga terjadi persaingan tidak sehat antar manajemen kapal.

Menurut sumber Tabloidjejak.co.id, yang memberi contoh atas pelayanan pelayaran kapal yang dijadwalkan menuju Sangihe, telah terjadi persaingan tidak sehat. Dimana kapal tertentu telah melakukan perang tarif kapal secara gila-gilaan dengan menurunkan harga tiket dibawah perhitungan keuntungan, sementara pihak diduga Syahbandar hanya membiarkan kejadian tersebut terjadi, sehingga terjadi persaingan tidak sehat.

Indikasi ini, diduga merupakan konspirasi untuk menekan dan mengusir kapal tertentu merugi dan memilih hengkang. Kondisi buruk ini, tentunya akan memperburuk persaingan usaha kapal, serta mudah terjadi suasana yang membuat suasana pelabuhan menjadi tidak kondusive. Apalagi keparahan ini terjadi pada situasi terjangan pandemic  Covid-19 yang menurunkan pendapatan usaha pelayaran kapal.

Sudah begitu buruk dalam persiangan yang tidak sehat, ditambah lagi adanya permintaan dan tagihan yang dilakukan oleh oknum tertentu secara liar, dengan sejumlah dana tertentu. Artinya, sudah situasi buruk, masih saja mencari kesempatan ditengah kesulitan yang terjadi di pelabuhan Manado. Karena itu, diharapkan perlu adanya pengawasan secara eksternal guna mencegah munculnya kebijakan-kebijakan yang merugikan banyak pihak.

Seba itu, sumber tabloidjejak.co.id menyatakan bahwa, jangan lagi kasus demo para Mahasiswa dan rakyat pengguna palayanan kapal di Pelabuhan Manado, jangan terjadi lagi di Pelabuhan Manado, karena mencuatnya pungutan liar dan penciptakan persaingan tidak sehat. ***

Peliput : Mansur

Editor : Henry P

              

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed