oleh

Moktar A. Paparaga Sidak Kecamatan Melonguane Timur & Pulutan

Melongune – Tabloidjejak.co.id. Dalam rangka menciptakan wujud komitmen penegakkan disiplin oleh PimpinanDaerah yang baru Bupati dr. Elly Lasut ME dan Wakil Bupati Moktar A. Parapaga, Rabu (11/3-2020) melakukan sidak didua Kecamatan masing-masing Melonguane Timur dan Pulutan.

Inspeksi mendadak yg di lakukan oleh orang nomor dua (2) Kab. Talaud didampingi Ass Tapem Daud Malensang. S. Sos, Kbg humas Protokol Setda Fanmy Unsong SS. MM, kabag TUP Dra. Selny Papalapu ini, tiba di kantor Camat Melonguane Timur pukul 15.20 WITA, yang disambut Sekcam Fery Rando didampingi enam (6) orang stafnya.

Saat berjumpa, Moktar A.Parapaga langsung menanyakan berapa jumlah ASN yg ada di Kantor Kecamatan, yang oleh Sekcam dijawab bahwa jumlah ASN sampai dengan saai ini, berjumlah 14 org. Sementara saat dilakukan sidak, Camat Meltim, Herby Langi SE,ME tidak berada di kantor karena sedang berada di Melonguane untuk suatu keperluan dinas.

Demikian pula ASN lainnya juga ada urusan dinas. Setelah itu Wakil Bupati langsung memeriksa kondisi ruangan kerja Camat, Sekcam dan staf kantor Kecamatan lainnya, terkait kelengkapan meubuler dan kelengkapan kantor lainnya.

Pada kesempatan itu, Moktar A. Parapaga, sedikit memberikan wejangan, agar kiranya ASN dapat berkreasi dan berinovasi untuk menciptakan ruangan yg nyaman dan asri, sehingga dengan demikian para ASN dapatbisa betah melakukan pekerjaan di kantor.

Wabup juga menghimbau kepada Sekcam dan ASN kantor Kecamatan Melonguane Timur agar dapat mengusulkan kepada Pimpinan Daerah untuk pemenuhan kebutuhan kantor, seperti meubelair serta kebutuhan lainnya, karena terlihat ada yang sudah tidak layak pakai.

Usai mengunjungi Meltim, Moktar melanjutkan kunjungannya ke Kecamatan Pulutan. Namun kantor kecamatan yang masih dalam keadaan terbuka, sudah terlihat kosong melompong, karena Camat Adelheid Tinengke, Sekcam Arnet Saselah SE, serta para kepala seksi dan staf sudah tdk  berada di Kantor.

Melihat kenyataan itu, Moktar merasa kecewa dengan cara kerja ASN di Kecamatan Pulutan yang tidak becus bekerja, padahal masih jam kerja. Kalau begini, bagaimana bisa menunjang program pemerintah dan melayani rakyat dengan baik.

Dengan nada kesal, wabup menyampaikan bahwa akan mengevaluasi cara kerja camat dan bawahannya, jika sudah tidak lagi bersemangat dalam mendukung semua Program dan kebijakan dari Pimpinan yang baru.

Pelayanan di Kecamatan seharusnya menjadi ujung tombak untuk menopang setiap Program dari Pimpinan daerah, tapi kalo model kerjanya bagini, bagaimana bisa diharapkan. Sedangkan masuk kantor saja sudah malas apalagi mau bekerja.**

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed