oleh

Masyarakat Bulagi Kabupaten Banggai Kepulauan Keluhkan Air PDAM

SALAKAN, Bangkep – Tabloidjejak.co.id Air adalah merupakan kebutuhan primer yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat sehari-hari dan ini harus terpenuhi, namun hal tersebut tidak dirasakan oleh masyarakat yang mendiami ditiga Kecamatan yang ada di Kabupaten Banggai kepulauan, yaitu Kecamatan Bulagi, Kecamatan Bulagi Selatan dan Kecamatan Bulagi Utara. Tiga Kecamatan tersebut sangat memprihatinkan masalah air bersih, dimana sumber Air PDAM yang merupakan satu-satunya harapan masyarakat, untuk kebutuhan masak memasak dan kebutuhan lainnya sangat jauh dari yang namanya kelayakan, pasalnya, air PDAM tidak setiap hari berjalan, terkadang hanya sebulan sekali jalan. Keluh Masyarakat. 

“Bagaimana kami bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari kalau air dari PDAM seperti itu, kalau persediaan air kami di tong-tong penampungan habis maka terpaksa kami menggunakan air hujan”. Cetus mereka kepada Tabloidjejak.co.id belum lama ini.

Mereka menambahkan, meskipun air dari PDAM tidak jalan, atau sebulan sekali baru jalan, namun kami tetap membayar biaya beban dan membayar pemakaian air dalam sebulan. Ungkap salah satu masyarakat di Desa Bulagi 2 dan Desa Bulagi 1. 

Ini sama halnya masyarakat yang mendiami di tiga Kecamatan tersebut belum merdeka seutuhnya, karena masih mengkonsumsi air hujan. Salah satu program Pemerintah atau cita-cita Bangsa dan Negara yaiy merdeka dari kemiskinan, dan seluruh rakyat bisa terpenuhi kebutuhan primer yaitu sarana air bersih, namun hal ini sangat jauh dari harapan masyarakat di Kecamatan tersebut.

Masyarakat meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai kepulauan, agar kiranya PDAM lebih fokus pada keberpihakan atau kebijakan yang diambil untuk pembangunan air bersih di bisa berjalan setiap hari di tiga Kecamatan tersebut.Sementara itu pihak PDAM Kabupaten Banggai kepulauan yang hendak dikonfirmasi terkait hal air bersih, belum bisa ditemui. (Friets/Muis)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed