oleh

Marak Judi Togel Dibeberapa Kabupaten Bomong Raya, Injak & Ludahi Wibawa Pemerintah,Tokoh Agama dan Masyarakat

BOLMONG – Tabloidjejak.co.id. Kian maraknya judi togel dibeberapa daerah Kabupaten Bomong Raya, hingga menohok keberbagai tempat dipedesaan, sangat disayangkan beberapa tokoh agama, tokoh masyarakat, aktifis dan pemerhati hukum kemanusiaan di daerah tersebut.

Beberapa tokoh agama, masyarakat, aktivis dan pemerhati hukum dan kemanusiaan yang sempat dihubungi wartawan Tabloidjejak.co.id didaerah disana, menyatakan, disituasi sulit saat eknomi masyarakat mengalami penurunan serius akibat dampak covid-19, kok masih saja tidak dipedulikan dan hingga kini terus terjadi penjualan togel yang menohok hingga keberbagai tempat didesa-desa di Kabupaten Bolmong Raya.  

Ditengah situasi pendemi covid-19 ini yang terus meningkat, berbagai penerapan kebijakan pemerintah dengan begitu serius melakukan berbagai upaya untuk membatasi kegiatan agar tidak terjadi gesekan dan sentuhan yang tinggi hingga menyebabkan terjadinya penyebaran virus. Anehnya, “justru bandar judi dan antek-antek mafia judi masih saja dengan tanpa hati nurani menginjak-injak dan seolah meludahi wibawa Pemerintah, tokoh-tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Padahal, untuk mengikuti kegiatan keagamaan saja, masyarakat pun tidak diberikan keleluasaan sebagaimana yang dilakukan para bandit dan bandar judi. dengan syaratkan yang begitu ketat, harus mengikuti prokes sebagaimana ditentukan pemerintah, antara lain, jaga arak, cuci tangan, pakai masker, menghindari perkumpulan masa dan melakukan kegiatan pengumpulan masa, toh para bandit bisa tertawa terkekeh-kekeh diatas kehormatan dan wibawa Pemerintah.

Akibat kebijakan yang sangat ketat tersebut, kini berpengaruh pada kegiatan usaha serta melumpuhkan roda ekonomi daerah dan kemampuan ekonomi masyarakat. Namun, apa yang dilakukan oleh pemerintah, nampaknya dipandang sebelah mata dan betul-betul dipermalukan oleh Bandar judi dan para agen mafianya.

Tak peduli ekonomi daerah dan ekonomi masyarakat makin terpuruk dan hancur, Bandar judi toto gelap terus menjalankan aksinya. “Sungguh jahat dan biadabnya para bandar judi dan bandit-banditnya,” tandas Ketua Lembaga LP. KPK, saat mengadukan keprihatinannya, kepada wartawan Tabloidjejak.co.id.

Menurut Ketua LP KPK Bolmong, bahwa dia sangat menyayangkan dan sekaligus heran, kok hingga hari ini, hampir tidak ada tindakan aparat hukum yang efektif melumpuhkan dan menangkap para bandit judi tersebut, “apalagi Bos besarnya yang merupakan Bandar judi, yang diduga bernama ko Ade,” tandasnya heran. ***

Peliput : Jansen dan tim

Editor : Henry Peuru

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed