oleh

LSM Snak Markus Soroti Drainase Tambal Sulam Inobonto Berbandrol 400 Juta

BOLMONG – Tabloidjejak.co.id. Pekerjaan drainase yang dikerjakan oleh CV. Bangun Sarana di wilayah Kelurahan Inobonto, dari pantauan dan hasil investigasi wartawan Tabloidjejak.co.id, warga disana mengungkapkan, pembangunan drainase tersebut sangat mengecewakan.

Pembangunan drainase yang sangat buruk dan berpotensi mudah rusak tersebut, ternyata tidak sesuai draft serta gambar konstruksi proyek yang ditemukan warga kelurahan Inobonto Kec. Bolmong Induk. Apalagi anggaran proyek tersebut berbandrol sekitar 400 juta rupiah.

Menurut LSM SNAK MARKUS yang dinakodai Rudin Ginoga, kepada wartawan Tabloidjejak.co.id, pekerjaan yang tidak beres tersebut merupakan drainase bekas, yang kemudian ditindih dengan lapisan beton baru, sehingga terlihat jelas sekali seperti jahitan tambal sulam pakaian bekas.  

Menurut ketua LSM SNAK MARKUS, pembangunan drainase yang dianggarkan oleh Pemerintah Daerah Bolmong melalui APBD tahun 2021 sebesar 400 juta rupiah lebih. “Nah dengan anggaran sebesar itu, kok harus tambal sulam,” ungkap Rudin Ginoga heran dengan nada kecewa.

Lebih lanjut Rudin Ginoga menjelaskan, salah satu hasil temuannya, adalah pemasangan beton drainase  dengan tanpa membongkar terlebih dahulu beton lama. Sudah tambal sulam kayak jahitan kain bekas, ketebalannya-pun hanya 15 Cm.

Pekerjaan drainase di Kelurahan Inobonto tersebut, dikerjakan oleh CV, Bangun Sarana, kuat dugaan telah terjadi perbuatan curang dengan mengerjakan tidak sesuai spek, sehingga berpotensi drainase tersebut akan cepat dan atau mudah rusak.

Atas informasi berbagai kejanggalan pekerjaan yang diberikan ketua LSM SNAK MARKUS Bolmong yang mencurigai rentan terjadi kerugian keuangan Negara. Rudin Ginoga, “meminta kepada Aparatur Penegak hukum, agar melakukan penyelidikan serta mengambil tindakan hukum sesegera mungkin,” ujar Rudin.

Terkait kekecewaan warga Kelurahan Inobonto Kec. Bolmong Induk dan sorotan ketua LSM Snak Markus tersebut, upaya konfirmasi wartawan tabloidjejak.co.id, kepada kontraktor CV. Bangun Sarana, namun selalu menghindar dan menolak untuk bertemu dan diwawancarai. ***

Peliput : Jansen Rarung

Editor : Henry

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed