oleh

Laporan Dugaan Penyelewengan Proyek di Desa Boyong Atas Anggaran 2019

MINSEL – Tabloidjejak.co.id. Laporan penyimpangan penyelewengan berbagai proyek di Desa Boyong Atas Kec. Tenga Kab. Minahasa Selatan Sulawesi Utara, sudah dilaporkan ke Kejari Amurang cq Kasie Pidsus, sejak beberapa bulan lampau. Namun hingga kini belum jelas perkembangan penanganannya oleh pihak Kejari Amurang.

Akibat penyimpangan proyek yang diduga dilakukan Plt. Hukum Tua asn. GS, kini suasana desa semakin resah, karena pihak Pemda Kabupaten terkesan membiarkan, bahkan memicu pertikaian antar kelompok yang sering disodorkan minuman keras sehingga tidak jarang terjadi keributan dan perkelahian.

Dugaan rentetan penyimpangan keuangan dana desa terjadi, akibat pengambilalihan proyek, keuangan dan pembelanjaan semua material proyek dan segala sesuatu oleh Plt. Hukum Tua, sebagai berikut :  

  1. Pengambilan sejumlah dana yang tidak jelas pertanggungjawabannya.
  2. Protes terjadi. Plt HT, makin menggila, membuat Kaur Keuangan/ Bendahara desa mengundurkan diri akibat semua keuangan desa diambil dan dikelolah Plt. HT.
  3. Bendahara desa -sejak sebelumnya hingga terjadi penggantian bagian keuangan/ bendahara desa yang baru karena pengunduran diri-, seluruh keuangan dipegang dan dikelolah sendiri oleh Plt. Hukum Tua.
  1. Penyimpangan Penyelenggaran Pemerintahan Desa
  2. Sejak menjabat sebagai Plt. Hukum Tua, yang merupakan ASN, telah mengambil/ menikmati Penghasilan tetap Hukum Tua setiap bulan Rp. 1.500.000,-
  3. Mengambil honor secara penuh dan maupun sebagian milik anggota PPKD.
  4. Nilai dan sejumlah perjalanan dinas yang meragukan.
  5. Pengadaan generator listrik yang tidak sesuai/ tidak patut, dimana harga yang sebenarnya hanya sekitar Rp 5.800.000 diduga kuat dimurk up menjadi Rp. 8.000.000,- serta dibebankan pajak sebesar Rp 2.000.000, sehingga dipertanggungjawabkan sebesar Rp. 10.000.000,-

Patut diduga telah terjadi murk up anggaran atas harga generator listrik dan murk up nilai pajak.

  • Penyusunan RPJM Des dan Penyusunan RKPDes yang patut dipertanyakan hingga sebesar Rp. 4.000.000,-
  • Kegiatan Pemilihan Hukum Tua
  • Pengambilan dana Pilhut yang tidak jelas sebesar Rp. 5.000.000,-
  • Kegiatan Penyelenggaraan PAUD
  • Belanja untuk mebelair dan aksesoris sekolah, diambil oleh Hukum Tua sebesar Rp. 5.000.000,- hingga saat ini tak direalisasikan, atau telah terjadi perbuatan pidana menguntungkan diri sendiri dan atau orang lain dari bentuk perbuatan benturan kepentingan.
  1. Pelaksanaan Pembangunan Desa
  2. Proyek Badan Usaha Desa ( BUNDES)
  3. Dana Bundes sebesar Rp. 50.000.000,-
  4. Proyek diambil alih dan dipegang serta dibelanjakan oleh PLT. Hukum Tua
  5. Luas Gedung 4 x 4 meter.
  6. Dalam pertanggungjawaban didepan Aparat Desa,
  7. Realisasi gedung sebesar                    Rp. 21.600.000,-
  8. Dana Makan Minum sebesar             Rp.   2.000.000,-
  9. Panjar mesin air isi ulang                    Rp. 20.000.000,-        Rp 43.600.000,-     
  10. Sisa dana proyek                                                                         Rp.  6.400.000,-
  11. Total                                                                                              Rp. 50.000.000,-    
  12. Munurut Perhitungan bas desa, sekitar     Rp. 15.000.000,-  
  13. Dana makan minum yang disalah gunakan Rp.   2.000.000,-
  14. Selisih anggaran 21.600.000,- + Rp 2.000.000 –  Rp 15.000.000 = Rp. 8.600.000,-
  15. Dugaan dana yang disimpangkan, sekitar Rp. 8.600.000,-
  • Proyek Pamsimas tahun anggaran 2019
  • Pelatihan untuk uang duduk, tidak pernah diterima oleh peserta senilai 4 juta lebih. 
  • Pembangunan jamban sekolah SD GMIM diduga dobel anggaran, diambil dari masyarakat diduga sekitar 40 juta, dan tertata pada laporan Pamsimas 30 juta rupiah.
  • Wastafel dan aksesoris seharga Rp 8.225.000,-
  • Ukuran jamban 3 x 3 meter + wastafel dan asesoris sesuai perhitungan bas desa, sekitar 13 juta rupiah, sehingga kerugian di jamban, diduga sekitar 57 juta rupiah.  
  • Pembangunan jamban sekolah ini, tidak diketahui dan tidak melibatkan pengurus Pamsimas.
  • Bak dan Perpipaan yang tidak tuntas dikerjakan.
  • Galian dan hamparan pasir untuk perpipaan tidak tuntas dikerjakan.
  • Bak SPL tidak tuntas dikerjakan ukuran 1,5 kali 2 meter senilai Rp 22.867.900.
  • Bak PMA ukuran 3 x 4 senilai Rp. 5.114.100,-
  • Dana yang konon akan diberikan kepada setiap jaga sebesar 1 juta rupiah diduga tidak pernah diserahkan kepada jaga. 
  • Keterangan :
  • Semua kegiatan Proyek diambil alih oleh Plt. Hukum Tua oknum ASN GS, baik pengerjaan, pengadaan material,maupun keuangan.
    Telah terjadi perbuatan curang baik penghilangan jenis pekerjaan, maupun mark up anggaran sebagaimana dimaksud dengan ancaman pasal 7 huruf a UU N0 31 tahun 1999 Jo UU No. 20 tahun 2001.
  • Diduga terjadi pembiaran perbuatan curang/ konspirasi oleh pengawas/ konsultan, yang patut dikenakan perbuatan curang sebagaimana dimaksud dalam ancaman pasal 7 huruf b No. 31 tahun 1999 Jo No. 20 tahun 2001.
  • Diduga terjadi pembuatan dokumen tidak benar dan sah, sebagai perbuatan pemalsuan, dimana atas perbuatan pemalsuan, ancaman dimaksud pasal 9 UU No. 31 tahun 1999 Jo UU No. 20 tahun 2001.
  • Akibat berbagai perbuatan tersebut diats, terjadi kerugian Negara dengan ancaman pasal 2 dan 3 UU No. 31 tahun 1999 Jo UU No.20 tahun 2001.
  • Proyek Pembangunan jalan perintisan diduga terjadi kerugian sekitar seratusan juta lebih, dimana salah item fiktif dengan nilai anggaran sekitar Rp. 90.000.000,-  
  • Proyek perkerasan jalan yang diduga digandakan.
    juga, konstruksi jalan yang tidak sesuai, yang diduga material batunya tidak sama dengan yang sepatutnya.
  • Proyek Talud

Bahwa semua bentuk perbuatan dari konstruksi peristiwa yang teridentikasi atas berbagai proyek tersebut diatas, serta siapa pelakunya, telah ditemukan adanya dugaan terjadi perbuatan curang dan pembiaran, sehingga terjadi dugaan kerugian keuangan Negara.

Demikian laporan serentetan penyimpangan yang sebagian akan disampaikan pada waktu dan kesempatan yang lain.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed