oleh

Komisi III DPRD Bolmong Gelar Rapat Dengar Pendapat Pelaksanaan Covid-19.

BOLMONG — Tabloidjejak.co.id. Untuk penanganan pengaruh penyebaran pendemi Covid-19 yang saat ini sangat meresahkan masyarakat dunia umumnya, Bolmong khususnya, Pemerintah Daerah harus mengambil langkah khusus dan serius dengan menyiapkan anggaran khusus secara patut.

Terkait tindak lanjut realisasi anggaran hasil refocusing 2020 yang diperuntukkan penanganan Covid-19 tersebut, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bolaang Mongondow, lantas menggelar rapat dengar pendapat dengan mitra kerja eksekutif, Selasa (2/6-2020) diruang rapat Komisi DPRD Bolmong.  

RDP dengan masing-masing dinas terkait, yaitu Dinas Kesehatan dihadiri langsung Erman Paputungan dan staff, Dinas Sosial I Nyoman Sukra dan staff, serta Dinas Ketahanan Pangan Abdul Harris Bambela dan staff.

Rapat dengar pendapat tersebut, dipimpin langsung Sekretaris Komisi III Supandri Damogalad, beserta anggota komisi masing-masing Febrianto Tangahu, Victor Lumapow, Sulhan Manggabarani, serta Satira Manoppo.

Pembahasan dalam Rapat dengar Pendapat terkait penanganan Covid-19 selama ini, dibahas secara serius, terkait berkembangnya wabah Corona di Bolmong, serta berbagai informasi dan temuan anggota Komisi III dilapangan guna ditemukan pola penanganan yang efektif dan tepat sasaran.

Berbagai pertanyaan yang mencuat dalam rapat dengar pendapat tersebut, berjalan seru dan cukup dinamis antara anggota dan pimpinan Rapat komisis III dengan Dinas Terkait yang diundang, guna menemukan solusi atas berbagai kendala yang terjadi.

Pada kesempatan itu pula, Komisi III sangat menghormati peran Tenaga Medis dengan memberikan penghargaan khusus bagi tenaga medis yang berjaga diperbatasan. Dan Komisi III juga memberikan masukan konstruktif kepada eksekutif agar penanganan Covid 19 lebih terarah dan efektif dalam menjalankan pelaksanaan Covid-19. Jadi, “sebaiknya ada reward bagi tenaga medis yang bertugas di pos pemeriksaan perbatasan,” ujar Supandri mengingatkan pada Kadis terkait.

Pada ruang RDP tersebut, Dinas terundang diberi kesempatan untuk memberi klarifikasi secara terbuka dan luas, bagaimana bentuk kebijakannya serta berbagai langkah yang sudah ditempuhnya, maupun kedepannya seperti apa.

Akhirnya yang terjadi adalah proses klarifikasi yang bermutu serta menghasilkan saran yang konstruktif bagi penanganan Covid 19. Pada kesempatan itu, selain kritik dan masukan, komisi III juga memberi apresiasi atas kinerja tiga dinas yang merupakan garda terdepan Covid 19.

Sekretaris Komisi 3 Supandri Damogalad mengatakan, dewan telah menjalankan fungsinya sebagai pengontrol kebijakan pemerintah. “Ini adalah tugas kami mengawal kebijakan pemerintah serta menyerap aspirasi masyarakat,” kata dia. Supandri berharap ajang tersebut dapat memberi masukan terbaik bagi  skema penanganan Covid 19 di Bolmong.

Lebih lanjut Supandri menyatakan, pihaknya siap 100 persen untuk mengawal penanganan Covid 19 di Bolmong agar berjalan sesuai relnya dapat bisa membantu masyarakat. Senada Sulhan Manggabarani mengatakan, semua pihak musti bersinergi dalam penanganan Covid 19. “Saya berharap semua saran dan hasil dapat dijalankan oleh eksekutif sebagai pengampu kebijakan,” ucapnya.

Peliput : Fadli

Editor : Henry

Advertisement

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed