oleh

Kolaborasi Pemkab Minut Pemkot Bitung dan PT. PELNI sediakan KM. Tatamailau sebagai Tempat Isoman Terapung

BITUNG – MINUT – Tabloidjejak.co.id. RABU (/ 4/8/2021) Tabloidjejak.co.id menyikapi tingginya penyebaran  covid – 19, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dan Pemerintah Kota Bitung bersama  PT. Pelni melakukan kerja sama  Isolasi Mandiri Terapung dengan menyediakan Kapal Motor Tatamailau sebagai isoman bagi warga yang terpapar covid- 19.

Upaya kerjasama tersebut, dengan membangun komitmen bersama Pemkap Minut  dan  Pemkot Bitung, memperoleh dukungan sepenuhnya dari PT. PELNI. Upaya mengantisipasi penyebaran kasus covid- 19  yang cenderung  mengalami lonjakan  dalam  beberapa minggu terakhir, saat ini memasuki dengan penerapan  pemberlakukan pembatasan  kegiatan  ( PPKM ) level 4.

Bupati Kab. Minahasa Utara Joune Ganda, bersama Direktur Usaha Angkutan penumpang PT. PELNI, O. M. Sodikin dan bersama Sekretaris Daerah  Kota Bitung Dr. Audy Pangemanan , Ap, Msi, didampingi unsur Forkopimda  Kota Bitung dan  jajaran Dinas  Perhubungan Laut, meninjau langsung kesiapan kapal km. Tatamailau yang berada di pelabuhan  Bitung, sebagai tempat isolasi mandiri terapung.

Bupati Joune Ganda, mengatakan kepada wartawan, bahwa pihaknya beberapa ini bisa menekan angka penularan  dan  memberi solusi bagi sarana  isolasi mandiri ( isoman) yang lengkap fasilitasnya dan agak berbeda dengan  lokasi atau sarana isoman yang selama ini pemerintah siapkan.

“Karenanya, diharapkan  dengan  kehadiran fasilitas isolasi mandiri dengan kapal terapung ini, bagi isoman Minut dan Bitung yang masuk ppkm level. 4, kiranya ditekan sekaligus dapat mengurangi penyebaran  covid- 19 khususnya di dua daerah ini,” tandasnya.

Joune Ganda menambahkan, dalam  kapal yang akan jadi tempat isoma terapung tersebut, akan  ditata dan  disediakan dengan cermat secara khusus, yakni akan dilengkapi dengan sarana rekreasi, recovery dan traning. Dimana yang pasti, bagi masyarakat yang melakukan  isoman  terapung di kapal  milik PT. PELNI ini, akan merasakan  suasana  isoma yang beda, aman  dan menyenangkan yang memberi kesan ebagai mendapat pengalaman  baru  yang sangat mendukung upaya pemulihan,” tandas  Bupati Joune Ganda penuh keyakinan.

Sementara ditempat itu pula, Sekdakot Bitung Audy pangemanan  dan petinggi Kemenhub dan PT. PELNI yang hadir saat itu, mengatakan, bahwa dalam kerja  sama ini, telah disepakati, bahwa soal  keterangan  konsumsi bagi warga  yang  isoma  dikapal akan  menjadi tugas  dan tanggung jawab Pemkot Bitung  dan Pemkap Minut. “Semua akan akan diatur oleh Pemkab Minut dan Pemkot Bitung,” tandasnya.

Untuk kebutuhan konsumsi isoman, menjadi urusan dan tugas pemerintah daerah Kab. Minahasa Utara dan Pemkot Bitung. Pengaturan teknis nantinya, akan diatur secara khusus,” tegas  Audy  Pangemanan, mewakili Walikota Bitung  Maurits Mantiri.

Ditempat yang sama, Direktur UAP PT. PELNI,Sodikin mengatakan bahwa kapasitas kapal untuk warga  isoman  kita  sediakan  sekitar 50 persen dari luas kapasitas yang ada. “Pada prinsipnya, keberadaan kapal sebagai tempat isoman terapung memperoleh dukungan nyata dari PT. PELNI dalam  memberi solusi ketersediaan tempat  isoman  bagi warga terpapar Covid 19, khususnya di wilayah  kabupaten  Minut  dan kota Bitung,” jelas Sodikin.

Peliput : Jansen Rarung

Editor : Prasetyo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed