oleh

Kepala Suku Andio Sesalkan Postingan Fadli Aktor di Media Sosial Terkait Suku Andio

LUWUK – Tabloidjejak.co.id Postingan Fadli Aktor diakun Facebooknya dengan judul #Bupati Banggai, Melampaui Hak Tomundo Banggai#, disesalkan oleh Kepala Suku Andio yang juga sebagai Bosano Masama Rahmad Jalil. Dikatakannya, statemen atau pernyataan dari Fadli Aktor itu bernilai provokatif yang mengandung makna memperhadapkan kewenangan Adat melalui Batumundoan Banggai dengan kewenangan Bupati Banggai. Jelas Rahmad kepada Tabloidjejak.co.id Senin (12/07/2021)

“Terakomodirnya Suku Andio sebagai satu Suku diantara tiga suku yang ada yakni Suku Balantak, Saluan dan Banggai, telah melalui hasil keputusan Seba, baik yang dilaksanakan di Kintom maupun yang dilaksanakan di Banggai (Kabupaten Banggai Laut)”. Tegas Rahmad. 

Diakuinya Suku Andio sebagai salah satu Suku oleh Batumundoan Banggai lanjut Rahmad, telah menjadi keputusan Adat dalam pemerintahan Kabupaten Banggai sebelum Bapak Ir. H. Amiruddin Tamoreka menjadi Bupati Banggai, namun Suku Andio tidak diakui keberadaannya sebagai salah satu Etnis Babasal kala itu. Papar Rahmad

Oleh karena itu sambung Rahmad, kepada Bupati Banggai Bapak Ir. H. Amiruddin Tamoreka, kami mewakili Suku Andio berterima kasih atas pengakuan Pemda Banggai tentang keberadaan Suku Andio, dan tentunya ini sejalan dengan sikap Batumundoan Banggai. Sebut Kepala Suku Andio

Kemudian Kepala Suku Andio Rahmad Jalil yang juga sebagai Bosano Masama menegaskan kepada Fadli Aktor agar tidak mengeluarkan statement atau pernyataan yang bernilai provokatif baik di media sosial atau dimanapun, yang sifatnya mengadu domba antara Batumundoan Banggai dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai yang mulai berjalan harmonis dibawah kepemimpinan Bapak Ir. H. Amiruddin Tamoreka. Tegas Rahmad

Ramhad juga mengatakan, UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengatur dan memberikan kewenangan Pemerintah Daerah terkait kearifan lokal, jadi Bupati juga tidak masalah sebenarnya karena di berikan kewenangan itu, bahkan sebut Rahmad UU Ormas juga memberikan mandat Bupati sebagai pembina. 

Sementara itu salah satu Tokoh Adat di Kabupaten Banggai Umurdin Budahu juga sempat memberikan statement di kolom komentar pada akun Facebook nya Fadli Aktor dikatakannya, Suku Andio telah disepakati dan diakui dalam musyawarah Seba ke-XI di Banggai Laut yang dihadiri lansung oleh yang mulia H. Moch. Chair Amir (Tomundo Banggai), peserta Mian Tu’, para Bosanyo, para Bosaano, para Basalo dan jajaran lembaga masyarakat adat pada tiga Kabupaten (Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Kepulauan, dan Kabupaten Banggai Laut), pengarah  Musyawarah Seba, Irman D. Budahu dan Nasrun Hipan. Sehingga ucapan Bupati Banggai H. Amiruddin pada HUT Kabupaten Banggai ke-61 selaras, dan sangat jelas  Hal senada juga di ungkapkan dalam kolom komentar di akun yang sama tersebut oleh seorang pemuda Suku Andio Durant Sutrisno. (Muis)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed