oleh

Jackson Sebut Andrei ( AA) Legowo Mundur Dari Ketua Umum PTMSI Sulut Karena Melanggar AD/ART

TABLOID JEJAK.CO.ID MANADO | Terpilihnya Ketua Umum Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia ( PTMSI ) Sulawesi Utara, Andrei Angouw ( AA) yang mendapat rekomendasi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI ) Sulut di tuding tidak sah karena di duga tidak sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PTMSI oleh karena itu Komunitas Tenis Meja Sulut, meminta Ketua umum terpilih untuk legowo mundur,sebab sesuai pasal 16 dan 16.3 AD/ART PTMSI tentang syarat – syarat pengurus tidak terpenuhi : ” Pengurus Harus Memiliki Dedikasi Dalam Tenis Meja “

Hal ini Tegas disampaikan salah satu pengurus tenis meja berinisial ( JS ) atau Jakson yang mewakili seluruh Komunitas tenis meja. pada Kamis (25/11/2021 )via sambungan seluler, menurutnya setiap organisasi memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang menjadi dasar acuan sebuah organisasi yang di dalamnya secara jelas mengatur,karena Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) merupakan pedoman yang memuat peraturan bagi anggota organisasi dalam menjalankan kegiatan organisasi.

Anggota organisasi akan terikat dalam organisasi dengan (AD/ART) yang dalamnya berisi aturan untuk memberikan pedoman atau prosedur dan sanksi bagi anggota yang melanggar agar organisasi dapat mencapai tujuannya,menurut saya pelaksanaan Musyawarah Provinsi (MUSPROV) dengan terpilihnya Andrei Angouw sebagai ketua umum PTMSI Sulut tidak sah.

Jakson menambahkan bahwa dalam memimpin suatu organisasi olahraga memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, bukan masalah kepercayaan dan finansial semata tetapi dedikasi untuk memberi diri dan waktu untuk tumbuh kembangnya olahraga serta atlit tenis meja di Sulut yang tentunya harus mengacu kepada AD/ART PTMSI,jika terpilihnya pengurus tidak sesuai dengan AD/ART maka dampaknya akan terjadi Dualisme bahkan bisa ke ranah Undang Undang olahraga serta berpotensi ada penggugatan di kemudian hari, bahkan informasi yang saya dengar beberapa komunitas akan melakukan unjuk rasa menolak pelantikan Pengurus PTMSI Sulut yang rencananya akan di laksanakan pada tanggal 29 november 2021,kalau memang di paksakan maka permasalahan ini akan segera di gugat secara perdata ke PTUN ,tegasnya ( Tev/Steven)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed