oleh

Diduga Akibat Ulah Plt. Hukum Tua Masyarakat Boyong Atas Terancam Berseteru

MINSEL – Tabloidjejak.co.id. Akibat berbagai penyimpangan pengelolaan Pemerintahan dan tata kelolah Keuangan Desa Boyong Atas, baik alokasi Anggaran Dana Desa dari Pemerintah daerah maupun Dana Desa dari Pemerintah pusat yang telah dilaporkan beberapa anggota BPD ke pihak Dinas PMD maupun pemerintah Kecamatan yang tak jelas kelanjutannya, akhirnya membuat polemic di desa kian memanas.

Plt. Hukum Tua pun, nampaknya tak mau kalah, membangun kekuatan dengan membentuk kelompok perlawanan, bahkan ikut mengedarkan tanda tangan dukungan untuk meminta tetap bertahan sebagai Plt. Hukum Tua, melawan surat pernyataan sikap masyarakat Boyong Atas yang menolak Plt. Hukum Tua untuk terus memimpin, karena dugaan perbuatan sewenang-wenang dan berbagai penyimpangan keuangan di desa.  

Puncaknya, ‘malam panas’ hingga berujung pada adu mulut antara Plt. Hukum Tua dengan beberapa anggota masyarakat terjadi di Posko Covid-19. Dimana awalnya, entah siapa yang membawa beberapa orang yang mengaku Tim utusan Bupati, datang menjambangi kelompok yang kini getol menolak Plt Hukum Tua untuk berdamai.

Namun upaya damai “Tim Khusus” tidak dapat dilakukan, karena kelompok perjuangan desa menolak ajakan mereka, bila semua persoalan penyimpangan tidak diselesaikan. Situasi malam yang kian panas usai kedatangan “Tim khusus”, ternyata berlanjut hingga dua kelompok hampir berbenturan fisik.

Adu mulut minta pertanggungjawaban Plt, Hukum Tua dilokasi Posko Covid-19, terjadi begitu panas. Hingga beberapa orang mulai dorong mendorong fisik satu dengan lain. Plt. Hukum Tua pun tak mau mengalah, tetap menunjukkan taringnya, karena merasa memiliki kelompok kekuatan yang akan melindunginya.

Tak cukup dengan perseteruan yang kian memanas yang kuat dugaan merupakan indicator yang sengaja diciptakan untuk memperkeruh dan memecahkan suasana rukun dan damai di desa Boyong Atas, Plt. Hukum Tua GS, kini unjuk taring melaporkan beberapa tokoh masyarakat ke Polsek Tenga. ***

Peliput : Jantje M

Editor  : Henry P           

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed