oleh

Bawaslu Sulteng Tolak Gugatan Tim Herwin Yatim

PALU. TabloidJejak.co.id –  Pada sidang terbuka untuk umum dengan pemeriksaan pelanggaran administrasi pemilihan secara Terstruktur, Sistimatis dan Masif (TSM) dengan nomor registrasi 01/REG/L/TSM-PB/26.00/XII/2020 tanggal 28 Desember 2020 berlangsung di Kantor Bawaslu Sulawesi tengah.

Adapun agenda sidang pembacaan putusan yang dilaksanakan di kantor Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah senin (28/12/2020), antara pelapor Rahmat Muhtar, Ariati B. Laha, Zulkarnain (Tim Herwin Yatim Calon Bupati Banggai) dan terlapor Ir. H. Amiruddin dan Furqanudin Masulili sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Banggai tahun 2020.

Pada persidangan tersebut, sidang yang dipimpin oleh ketua majelis pemeriksa Jamrin SH.MH Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah beserta anggota lainnya : Darmiati, SH, Sutarmi D Ahmad, S.Hut. MSc, Satriawati, SE.MPWP  dan Inong, SH.MH.

Dalam sidang tersebut sebagi pelapor Tim Herwin Yatim Calon Bupati Banggai, dihadiri oleh Ahmad selaku kuasa hukum, serta Ariati B. Laha dan Ramhad Muhtar. Sementara terlapor dihadiri oleh Rahmi, SH.MH, Hamaludin Laari, SH, Zulharbi Amatahir ,SH.MH, Abd Rahman dan Triwulan Hajar, SH.

Dalam sidang tersebut ketua majelis membacakan pertimbangan-pertimbangan yakni yang disangkakan kepada terlapor merupakan hak pribadi dan tidak masuk dalam tahap kampanye. Begitu juga dengan dugaan keterlibatan para Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Jamrid mengatakan, tidak dapat dikategorikan sebagai perbuatan Terstruktur, Sistimatis dan Masif (TSM) yang disangkakan, karena sejak tahap kampanye para Pendamping PKH bukan lagi menjadi pendamping, sehingga dianggap tidak relevan lagi.

Sejumlah laporan yang masuk pada tingkat Gakumdu Kabupaten Banggai juga dihentikan karena tidak memenuhi unsur materil. Sehingga kemudian Majelis Hakim Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah berkesimpulan bahwa pasangan Calon Bupati Banggai Ir. H. Amiruddin dan Calon Wakil Bupati Banggai Furqanudin Masulili, bukan merupakan perbuatan menjanjikan uang atau materi kepada pemilih untuk mempengaruhi penyelenggaraan pemilihan.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, Majelis memutuskan, menyatakan, bahwa terlapor Ir. H. Amiruddin dan Furqanudin Masulili sebagai pasangan Calon Bupati dan calon Wakil Bupati Kabupaten Banggai nomor urut 02 tahun 2020, tidak terbukti secara sah dan meyakinkan, menjanjikan dan atau memberikan uang atau materi lainnya untuk mempengaruhi pemilih secara Terstruktur, Sistimatis dan Masif (TSM).

Ketua Majelis juga mengatakan, ada waktu tiga hari untuk para pihak mengajukan keberatan ke Bawaslu RI. Sementara itu Tim Hukum Ir. H. Amiruddin dan Furqanuddin Masulili Zulharbi Amatahir, SH.MH yang dihubungi via WhatsApp usai sidang mengatakan, kami sangat gembira menyambut keputusan tersebut. “Ini merupakan kado kedua, usai pencoblosan, dan akan menuju ke kemenangan yang dicapai, sesungghnya,” tulisnya melalui WA.

Akan tetapi lanjutnya, yang perlu digaris bawahi bahwa di Kabupaten Banggai sudah seharusnya tidak ada lagi sekat, sebagai akibat dari proses Pilkada tanggal 9 desember kemarin. Untuk proses selanjutnya sambung Zulharbi, mari kita serahkan semua proses ini diranah hukum, karena proses sesungguhnya kita sudah lewati dengan damai tanpa kurang suatu apapun.

Biarkanlah hukum ini berjalan untuk mencari jalannya demi sebuah keadilan. Dan bagi kami selaku Tim Hukum dari Ir. H. Amiriddin dan Furqanuddin Masulili, akan tetap mengawal sampai pada proses gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) nantinya. Zulharbi juga mengucapkan selamat kepada para pendukung ATFM, “ini adalah kado buat kita semua untuk menyongsong tahun baru,” tandasnya mengakhiri pembcaraan. ***

Peliput : Muis

Editor : Henry Banus                  

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed