oleh

Adakah Penyelundupan Mobil Mewah PAJERO SPORT DAKAR Ke DPRD Kab. Minahasa Selatan ?

MINSEL – Tabloidjejak.co.id. Mencuatnya penyelundupan mobil mewah PAJERO ketubuh Dewan Kab. Minahasa Selatan yang kini digunakan oleh Wakil Ketua Steven Lumowa dengan plat merah DB 7 E dan Paulman Runtuwene berplat merah DB 8 E, dibenarkan Sekwan Kab. Minsel penggunaannya, “namun bukan penyelundupan,” tandasnya.

Sekwan Kab. Minsel mengakui adanya mobil DB 7 E dan DB 8 E berplat merah telah memenuhi prosedur pengadaan melalui RKA hingga kepembahasan ditingkat Banggar. Sekwan bahkan kemudian telah menunjuk PPK pengadaan kedua mobil mewah PAJERO tersebut dari PUPR Kab. Minsel.

Sekwan juga tidak membantah adanya pengadaan 2 mobil sebelumnya ditahun anggaran 2019. Namun terkait dengan kembali diadakannya mobil mewah PAJERO ditahun 2021 ini, tanpa alasan dan dasar yang jelas, Sekwan hanya berdalih yang dulu 4 digit, sekarang baru benar diadakan 2 digit.

Dalih kepatutan tentang 4 digit dan 2 digit, memang tak dapat dijelaskan dasar aturannya, hingga harus mengadakan 2 mobil Mewah PAJERO, walau pengadaan mobil sebelumnya sebelumnya masih terbilang sangat baru dan masih bisa menunjang kelancaran tugas-tugas sebagai Wakil Ketua Dewan.

Sementara kepala Badan Bapelitbang Pemkab. Minsel sebagai Pengolah, penyusun dan pembuat dokumen Rencana Pembangunan Daerah Pemkab. Minsel, yang ditemui diruang kerjanya (16,17/3-2021) juga berdalih atas 2 (dua) kali terjadi pengadaan mobil dewan baik ditahun anggaran 2019 dan tahun 2021 dengan alasan tahun anggaran 2019, 4 digit dan yang benar ditahun 2021 ini 2 Digit, tanpa menerangkan dasar aturan terkait penjelasannya.

Kabanpun bersikeras bahwa pengadaan sudah tertera di RKA dan telah dibahas ditingkat DPRD Kab. Minahasa Selatan. Tidak ada catatan perubahan maupun siapa yang mengusulkan perubahan atas RKA, apalagi penyelundupan pengadaan mobil mewah PAJERO ketika pertanyaan pancingan diajukan Tim Tabloidjejak.co.id. “Pengadaan mobil PAJERO tersebut sudah melalui prosedur pembahasan,” tandas Kaban.

Sementara Sekertaris Daerah Kab. Minsel ketika bersua di gedung Waleta, menjelaskan, bahwa dia tidak tau adanya penyelundupan detil program pengadaan mobil mewah PAJERO kedalam RAPBD ataupun APBD tahun anggaran 2021. “Saya hanya mengetahui secara global tentang RAPBD maupun APBD yang kemudian secara detil pihak Bapelitbang sebagai perencana dan BPKD sebagai pelaksana yang lebih tahu tentang detil program tersebut,” jelasnya. “Coba tanyakan ke mereka,” tandasnya.

Terkait dengan pernyataan beberapa sumber anggota Banggar DPRD Kab. Minsel bahwa tidak ada dalam RKA, termasuk tidak pernah ada pembahasan pengadaan 2 mobil mewah PAJERO SPORT 2.4L Dakar-H (4×2) 8 A/T warna putih berbandrol Rp. 1.264.451.160.

Beberapa anggota banggar DPRD Kab. Minsel menegaskan, bagaimana bisa kami membahasnya, kalau tidak ada dalam RKA. Bahkan beberapa anggota banggar yang ditemui secara terpisah menyatakan, kami siap diperiksa bila pengadaan mobil mewah PAJERO ini, nantinya bermasalah bila dilaporkan ke aparat hukum, seperti yang pimpinan dewan pernah lakukan, melaporkan temuan penyimpangan SKPD ke Polda Sulut.  

Sementara terkait pernyataan beberapa anggota Banggar Dewan Minsel kepada tim Wartawan Tabloidjejak.co.id tentang tidak tercantum dalam RKA, apalagi membahasnya, yang juga dipolemikkan ROSA dari partai G hingga menjadi viral di dunia maya, dibantah keras pihak Bapelitbang maupun BPKD Kab. Minsel. Mereka tetap membantahnya, dengan tetap bersikukuh bahwa pengadaan sudah melalui pembahasan di Dewan. “tidak ada penyelundupan program,” tandas keduanya, sebagaimana pertanyaan saudara wartawan. ***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed