Home / Pemlayanpublik

Minggu, 2 Februari 2020 - 13:00 WIB

Proyek Jalan Provinsi Sulut Berkualitas Buruk

Pertemuan Tim Kelompok Study JIRAN dengan pihak tertentu Dinas PU Provinsi Sulawesi Utara, diruang kerja Kepala Biro hukum dan Kepegawaian PU Prov. Sulut, berlangsung dalam suasana santai saat membahas beberapa proyek ruas jalan tertentu yang diduga menyimpang dan sangat diskriminatif.

Pertemuan tersebut menindaklanjuti hasil kontak pribadi via FB, terkait perlunya pencerahan atas pembangunan Prov. Sulut yang kuat dugaan sangat diskriminatif sebagaimana dituangkan dalam SK Gubernur Sulawesi Utara No. 135 tahun 2018 tentang perubahan atas lampiran Keputusan Gubernur Sulawesi Utara Nomor 49a Tahun 2018 tentang penetapan ruas-ruas jalan Provinsi di Wilayah Sulawesi Utara.

Dimana terkait SK Gubernur tersebut, menguraikan ada sekitar 20-an ruas Jalan Bitung – Minahasa Utara, Tondano – Tomohon 20-an ruas jalan, Nusa Utara sekitar 7 ruas jalan, Bolmong Raya hanya 6 ruas jalan, sementara Minsel 4 ruas jalan dan Mitra 3 ruas jalan.

Baca juga  Humas PN. Amurang Tertutup Soal Kasus Pelecehan Seksual

Untuk tahun anggaran 2018 dan 2019, Kab. Minsel hanya disentuh 3 ruas jalan, sementara Mitra hampir keseluruhan ruas jalan Provinsinya sudah disentuh. Nusa Utara dan Bolmong minim. Sementara kualitas jalan terlihat berdasarkan pengamatan kerja pelaksana proyek, nampak dikerjakan asala-asalan.

Khusus ruas jalan Ratahan Amurang, memasuki batas kab. Minsel, pengerjaan jalan dikerjakan saat musim hujan sehari hamparan material langsung dilakukan pengaspalan dalam kondisi LPA belum keras betul dan berbecek, langsung dilakukan pengaspalan. Akibatnya, hanya sehari jalan tersebut langsung rusak. Pengerjaannyapun, dibulan Januari telah melewati tahun anggaran 2018. Buruknya cara kerja ini juga terjadi di Kab. Bomong ruas jalan Pinogoluman Labuan Uki. Pola kerja asalan dan sangat buruk ini, masih berlangsung hingga tahun anggaran 2019.

Baca juga  Misteri Program di Dinas Perumahan & Kawasan Permukiman Kab. Minahasa Selatan

Mengetahui berbagai kerja yang buruk ini, Tim Dinas PU Provinsi yang didominasi bagian perencanaan tersebut, menyatakan akan turun melakukan pemeriksaan. Pembahasanpun masih seputar pekerjaan di ruas jalan Ratahan Amurang dan ruas jalan Pinogoluman Labuan Uki.

Pihak Dinas PU Provinsi Sulut, juga memberikan dokumen pembangunan ruas jalan untuk tahun anggaran 2020 yang dalam bentuk proyeknya dibagi atas 5 bentuk pembangunan yaitu : 1. Pembangunan dari dana alokasi khusus (DAK) terbagi atas 2 Peningkatan Jalan, 5 pemeliharaan berkala, 2 pembangunan jalan.

Sementara lainnya dari pembiayaan provinsi, yaitu : 1. Rehabilitasi Jalan 8 ruas jalan, 2. Peningkatan Jalan 14 ruas jalan, 3. Pembangunan Jalan 5 ruas jalan, serta 4. Pembangunan Jembatan ada 5 jembatan.            Pembahasan tersebut, juga meliputi pengadaan material oleh pelaksana yang tidak sesuai SNI, serta melakukan berbagai kecuragan baik konstruksi jalan maupun pengadaan material batu oplosan yang mengandung material pasir dan clay yg cukup banyak, yang diduga niat pelaksana untuk menghindar beban dari PPH dan PPN, guna memperoleh keuntungan yang sebasr-besarnya. *Tim.

Share :

Baca Juga

Pemlayanpublik

Bupati Tetty Paruntu: Tahun Kemenangan 2020 Wujud Kerja Keras Kerja Cerdas

Nusa Utara

Gagal Jegal Elly Lasut Bupati Talaud Akan Dilantik

Layanan Publik

Misteri Program di Dinas Perumahan & Kawasan Permukiman Kab. Minahasa Selatan

Pemlayanpublik

Forum Konsultasi Publik Pemda Minsel Minim Kadis dan Camat

Layanan Publik

PAD 36M Pemerintah Daerah Bisa Apa

Layanan Publik

APBD Kab. Minsel 2020 Tersandera Kelompok 16 Abaikan Kepentingan Masyarakat

Hutan

Bencana Urusan Bersama

Ceremony

Rapat Paripurna Perayaan HUT Kab. Minsel ke-17 Berlangsung Meriah