oleh

Pansus DPRD Temukan Pembelian Spektakuler Biro Umum Diduga Ada Yang Fiktif

MINSEL – Tabloidjejak.co.id. Setelah membahas hasil  Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Kepala Daerah APBD tahun 2019 oleh Pansus DPRD Kab. Minsel periode Tahun 2020 – 2025 yang berlangsung selama sekitar seminggu, Pansus kemudian melakukan recheck sejumlah keterangan yang dituangkan dalam LKPJ APBD tahun 2019.

Sebagaimana temuan oleh pihak Pansus DPRD Kab. Minsel, ternyata terlalu sulit mengeluarkan rekomendasi untuk perbaikan maupun penyesuaian secara patut berbagai program yang telah direncanakan dan dianggarkan, mengingat telah terjadi kelampauan perbuatan secara tidak wajar.

“Atas dasar kelampauan perbuatan secara tidak wajar tersebut, kemudian sebagaian anggota Pansus merasa perlu ditindaklanjuti secara hukum,” ujar Frato. Apalagi selama melakukan recheck atas berbagai proyek dan berbagai barang tertentu yang dibeli pihak tertentu, ada upaya untuk dihalangi, sehingga mengundang kecurigaan.

Harga spektakuler yang dibeli pihak Biro Umum saja, sudah membuat banyak pihak bisa tercengang, bahkan kuat dugaan barang-barang tersebut Fiktif. Kenapa kami sebutkan fiktif, karena ketika kami akan melakukan recheck, justru tidak mau diperlihatkan. Ada apa,” tandas mereka.

Sementara anggaran untuk pengadaan perlengkapan rumah dinas Bupati, antara lain, 1. Meja pimpinan rapat Aula Pendopo seharga 85 jut rupiah, namun bukti fisik tidak ada. 2. Kursi pimpinan rapat aula pendopo 5 buah dengan harga perkursi Rp 9.500.000,- dengan total 47 juta 500 ribu rupiah, bukti fisikpun tidak ada.

Sofa 321 2 set yang berbandrol 64 juta 350 ribu rupiah perset, sehingga total bernilai 128.700.000 rupiah, juga bukti fisiknya tidak ada di aula Pendopo. Demikian pula sejumlah barang yang akan kami lihat didalam rumah dinas Bupati yaitu 10 buah Bed cover, Alat pendingin, lemari es 2 pintu, 2 paket alat dapur yang bernilai spektakuler, tak diperkenankan masuk,” urai Jacklyn Rumengan koloay melalui celotehnya di Fb.

Sementara pihak biro umum yang mau dikonfirmasi terkait celoteh Anggota Dewan Jacklyn Koloway, tidak dapat dihubungi, karena hanya dihuni beberapa staff Pemkab. Minsel, yang menyatakan Kabag lagi keluar.

Beberapa kali upaya menemui Kabag. Umum, baik siang maupun menjelang sore hari, selalu tidak berada ditempat. Sementara beberapa staff yang ditemui diruang kerja mereka, untuk dimintai keterangan seputar belanja gila-gilaan yang terjadi dibironya, yang kian heboh dicuitkan Jaclin koloway, tak ada satupun staff yang mau memberikan komentar.

Seorang staff yang dijumpai dengan meminta nomor HP yang bisa menghubungi Kabag. Umum, menyatakan, tanyakan langsung kepada Ibu saja. Sementara nomor HP kabag Umum yang berulang kali dihubungi, selalu tak ada jawaban.***

Peliput : Jantje & Henry

Editor  : Henry       

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed